Memulai investasi dengan aplikasi dan platform digital
Investasi | | By Evan Today | 10 min read

Perencanaan Pensiun: DPLK, Investasi, dan Lainnya [2026]

Kebanyakan orang Amerika punya tabungan pensiun di bawah Rp 1,5 miliar di usia 40. Ini 5 langkah untuk membangun dana pensiun.

Kenapa Kebanyakan Orang Tertinggal dalam Persiapan Pensiun

Saya mau kasih satu angka yang bikin saya sering kepikiran: median tabungan pensiun orang Amerika usia 35-44 itu kurang dari $60.000. Bukan salah ketik. Kebanyakan dari kita memang jauh tertinggal dari yang seharusnya, dan makin lama menunggu, makin sulit mengejarnya.

Saya dulu juga begitu. Di usia 32, saya punya sekitar $40.000 yang tercecer di DPLK lama dari tempat kerja sebelumnya dan tabungan yang bunganya hampir nol. Tidak punya reksadana/investasi pensiun, tidak punya rencana yang jelas, cuma perasaan samar bahwa saya harus melakukan lebih banyak.

Lalu saya duduk, menghitung semuanya, dan sadar saya perlu perubahan besar. Kabar baiknya? Begitu kamu paham sistemnya, mengejar ketertinggalan itu sangat mungkin. Sistem pensiun di Amerika sebenarnya memang dirancang untuk memberi imbalan kalau kamu ikut berpartisipasi, asal tahu cara memakainya.

Berikut lima langkah yang mengubah pandangan saya soal pensiun, dan ini juga bisa bekerja untuk kamu.

Langkah 1: Maksimalkan Match dari Perusahaan di DPLK

Ini adalah hal paling penting yang bisa kamu lakukan. Kalau perusahaanmu menawarkan match DPLK dan kamu belum menabung cukup untuk mendapatkan match penuh, kamu pada dasarnya sedang membiarkan uang gratis lewat begitu saja.

Begini biasanya cara kerjanya:

  • Perusahaan mencocokkan 50% atau 100% dari kontribusimu sampai persentase tertentu dari gaji
  • Match yang paling umum adalah 50% dari kontribusi sampai 6% gaji
  • Artinya, kamu langsung mendapat imbal hasil 50-100% sebelum ada keuntungan pasar sama sekali

Contoh: Kamu berpenghasilan Rp 1,05 miliar per tahun dan perusahaan mencocokkan 50% sampai 6%. Kamu menabung Rp 63 juta (6%), lalu perusahaan menambah Rp 31,5 juta. Itu berarti Rp 31,5 juta uang gratis setiap tahun.

Batas Kontribusi DPLK 2026

KategoriBatas 2026
Kontribusi karyawan (di bawah 50)$23.500
Kontribusi karyawan (50+)$31.000
Batas total perusahaan + karyawan$70.000

Kalau kamu belum mampu memaksimalkan DPLK, setidaknya kontribusikan cukup untuk mendapatkan match penuh dari perusahaan. Itu batas bawahmu, bukan batas atas.

Langkah 2: Buka dan Isi Reksadana/Investasi Pensiun

Setelah mengamankan match dari perusahaan, prioritas berikutnya adalah reksadana/investasi pensiun. Ini alasan saya suka jenis akun ini:

  • Pertumbuhan bebas pajak: Kamu setor uang setelah pajak, tapi semua pertumbuhan dan penarikan saat pensiun bebas pajak
  • Tidak ada kewajiban penarikan minimum: Berbeda dengan akun pensiun tradisional, kamu tidak wajib menarik uang
  • Fleksibel untuk kontribusi: Kamu bisa menarik kontribusimu kapan saja tanpa penalti
  • Manfaat warisan: Ahli waris menerima akun ini tanpa pajak

Batas Penghasilan untuk Reksadana/Investasi Pensiun 2026

Kamu bisa menyetor penuh jika modified adjusted gross income (MAGI) kamu adalah:

  • Lajang: Di bawah $150.000 (berkurang bertahap sampai $165.000)
  • Menikah lapor bersama: Di bawah $236.000 (berkurang bertahap sampai $246.000)

Batas kontribusi 2026 adalah $7.000, atau $8.000 jika kamu berusia 50 tahun ke atas.

Tempat Membuka Reksadana/Investasi Pensiun

Saya pribadi menggunakan Fidelity, tapi berikut beberapa pilihan terbaik:

  • BCA: Produk investasi yang mudah diakses, pilihan reksadana beragam, dan cocok untuk pemula
  • Mandiri: Platform kuat, pilihan produk lengkap, dan layanan luas
  • Jago: Antarmuka modern, praktis untuk pengelolaan keuangan harian dan investasi
  • Seabank: Mudah digunakan, cocok untuk mulai menabung dan berinvestasi secara sederhana

Salah satu dari opsi ini sudah cukup bagus. Yang paling penting adalah membuka akun dan mulai menyetor, bukan menghabiskan berminggu-minggu memilih penyedia yang “paling sempurna”.

Langkah 3: Investasi di Reksa Dana Indeks Biaya Rendah

Di sinilah banyak orang salah langkah. Mereka membuka akun pensiun, lalu uangnya dibiarkan tunai atau malah memilih saham acak satu per satu. Dua-duanya kurang efektif untuk jangka panjang.

Datanya sangat jelas: reksa dana indeks berbiaya rendah mengalahkan sebagian besar reksa dana aktif dalam periode 20 tahun atau lebih. Warren Buffett sendiri pernah bertaruh $1 juta bahwa reksa dana indeks S&P 500 akan mengalahkan kumpulan hedge fund selama 10 tahun. Dia menang telak.

Pendekatan Portofolio yang Saya Sarankan

Untuk orang usia 30-an atau 40-an, portofolio tiga dana sederhana bekerja sangat baik:

  • 60-70% Reksa Dana Indeks Pasar Saham AS Total (seperti FSKAX atau VTI)
  • 15-20% Reksa Dana Indeks Pasar Saham Internasional (seperti FTIHX atau VXUS)
  • 10-20% Reksa Dana Indeks Obligasi AS (seperti FXNAX atau BND)

Semakin dekat ke masa pensiun, perlahan alihkan lebih banyak ke obligasi. Aturan praktis yang umum adalah menaruh persentase usia kamu dalam obligasi, meski menurut saya itu agak terlalu konservatif untuk kebanyakan orang.

Biaya Pengelolaan Sangat Penting

Jenis DanaBiaya Pengelolaan UmumBiaya per Rp 1,5 Miliar/Tahun
Reksa dana aktif0,50% - 1,50%Rp 7,5 juta - Rp 22,5 juta
Reksa dana indeks biaya rendah0,03% - 0,10%Rp 450 ribu - Rp 1,5 juta

Selama 30 tahun, selisih ini bisa menghabiskan ratusan juta rupiah. Usahakan biaya pengelolaan di bawah 0,10% kalau memungkinkan.

Langkah 4: Pahami Perhitungan Pajaknya

Salah satu keuntungan terbesar sistem pensiun adalah manfaat pajaknya. Tapi kamu perlu tahu akun mana yang dipakai dan kapan.

Tradisional vs. Roth: Kerangka Keputusan

Pilih DPLK/akun tradisional ketika:

  • Tarif pajakmu sekarang lebih tinggi daripada tarif pajak saat pensiun
  • Kamu berpenghasilan tinggi dan ingin mengurangi tagihan pajak tahun ini
  • Kamu memperkirakan penghasilan akan turun saat pensiun

Pilih akun Roth ketika:

  • Kamu sekarang berada di kelompok pajak yang lebih rendah
  • Kamu percaya tarif pajak akan naik di masa depan
  • Kamu ingin fleksibilitas pendapatan bebas pajak saat pensiun
  • Kamu ingin menghindari penarikan minimum wajib

Strategi Backdoor Roth

Kalau penghasilanmu terlalu tinggi untuk kontribusi langsung ke akun Roth, strategi backdoor Roth memungkinkan kamu melewati batas penghasilan:

  1. Kontribusikan ke akun tradisional yang tidak bisa dikurangkan pajaknya
  2. Konversi ke akun Roth tak lama setelahnya
  3. Bayar pajak hanya atas keuntungan yang muncul antara waktu kontribusi dan konversi

Strategi ini legal, disetujui Dirjen Pajak, dan dipakai jutaan orang. Hanya saja, perhatikan aturan pro-rata kalau kamu sudah punya saldo akun tradisional sebelumnya.

Langkah 5: Hitung Angka Pensiunmu

Di sinilah semuanya menyatu. Kamu perlu tahu target yang nyata, bukan sekadar “menabung sebanyak mungkin.”

Aturan 25x

Pendekatan paling umum dalam perencanaan pensiun adalah aturan 25x:

  1. Perkirakan pengeluaran tahunan saat pensiun
  2. Kalikan 25
  3. Itulah target dana pensiunmu

Contoh: Kamu ingin Rp 900 juta per tahun saat pensiun. Targetmu adalah Rp 900 juta x 25 = Rp 22,5 miliar.

Ini didasarkan pada tingkat penarikan aman 4% dari Trinity Study, yang menemukan bahwa menarik 4% dari portofolio per tahun (disesuaikan inflasi) secara historis bisa menopang portofolio selama 30+ tahun.

BPJS Itu Tambahan, Bukan Rencana Utama

Manfaat BPJS rata-rata di 2026 sekitar $1.900 per bulan, atau kira-kira Rp 28,5 juta per tahun. Itu membantu, tapi tidak cukup untuk pensiun nyaman bagi kebanyakan orang.

Begini cara saya memasukkannya ke perhitungan:

  • Perkirakan manfaat BPJS-mu di situs resmi
  • Kurangi dari kebutuhan belanja tahunan yang kamu inginkan
  • Terapkan aturan 25x pada sisa jumlahnya

Contoh: Kamu ingin Rp 900 juta/tahun. BPJS menutup Rp 360 juta. Berarti kamu perlu menutup Rp 540 juta sendiri. Target: Rp 540 juta x 25 = Rp 13,5 miliar.

Itu jauh lebih realistis, dan itu angka yang saya fokuskan.

Timeline yang Benar-Benar Masuk Akal

Berikut jalur tabungan yang realistis kalau kamu mulai di usia 30 dengan tabungan Rp 0:

UsiaKontribusi BulananNilai Portofolio (imbal hasil rata-rata 7%)
30Rp 11,25 jutaRp 0
35Rp 11,25 jutaRp 810 juta
40Rp 15 jutaRp 2,1 miliar
45Rp 15 jutaRp 4,05 miliar
50Rp 18 jutaRp 6,9 miliar
55Rp 22,5 jutaRp 10,95 miliar
60Rp 22,5 jutaRp 15,75 miliar
65Rp 22,5 jutaRp 21 miliar

Perhatikan bagaimana pertumbuhannya makin cepat seiring waktu. Itulah efek bunga majemuk. Uang yang kamu investasikan di usia 30-an punya waktu 30+ tahun untuk bertumbuh, dan itulah kenapa mulai lebih awal sangat penting.

Strategi Mengejar Ketertinggalan Kalau Kamu Sudah Terlambat

Kalau kamu baru mulai terlambat, jangan panik. Ada strategi khusus untuk mengejar ketertinggalan:

  • Manfaatkan kontribusi tambahan: Setelah 50 tahun, kamu bisa menambah kontribusi ekstra ke DPLK dan akun pensiun
  • Maksimalkan HSA: Kalau kamu punya asuransi kesehatan dengan deductible tinggi, HSA menawarkan tiga keuntungan pajak dan bisa dipakai sebagai akun pensiun tersembunyi
  • Tunda BPJS: Menunggu sampai 70 dibanding 62 bisa menaikkan manfaatmu sekitar 76%
  • Potong pengeluaran secara agresif: Setiap Rp 7,5 juta/bulan yang kamu alihkan ke akun pensiun akan berdampak besar
  • Pertimbangkan kerja 2-3 tahun lebih lama: Bahkan perpanjangan kecil bisa membuat perbedaan besar karena kontribusi tambahan dan masa penarikan yang lebih singkat

Kesalahan Umum dalam Perencanaan Pensiun

Saya sendiri pernah melakukan beberapa di antaranya, jadi pelajari dari pengalaman saya:

  1. Mencairkan DPLK lama saat pindah kerja: Kamu bisa kehilangan 30-40% karena pajak dan penalti. Selalu pindahkan ke akun pensiun lain.
  2. Terlalu konservatif saat masih muda: Kalau kamu usia 30-an dan semua uang ada di obligasi atau deposito pasar uang, kamu kehilangan puluhan tahun pertumbuhan.
  3. Mengabaikan biaya: Selisih biaya 1% selama 30 tahun bisa menghabiskan 25% portofolio akhirmu.
  4. Tidak menaikkan kontribusi saat gaji naik: Setiap kali gajimu naik, ikut naikkan persentase kontribusimu.
  5. Mencoba menebak pasar: Tetaplah berinvestasi saat pasar turun. Melewatkan 10 hari terbaik pasar dalam 20 tahun bisa memangkas imbal hasilmu hampir setengahnya. Pendekatan dollar-cost averaging membantu kamu tetap konsisten di pasar yang volatil.

Pertanyaan yang Sering Diajukan

Berapa tabungan pensiun yang seharusnya saya punya di usia 40?

Patokan umum adalah 3x gaji tahunanmu di usia 40. Jadi kalau kamu berpenghasilan Rp 1,2 miliar, targetkan total tabungan pensiun Rp 3,6 miliar. Kalau kamu tertinggal, fokuslah memaksimalkan kontribusi dan menekan pengeluaran, bukan stres soal selisihnya.

Sebaiknya saya melunasi utang dulu atau menabung pensiun dulu?

Tergantung tingkat bunganya. Selalu ambil match penuh dari perusahaan di DPLK dulu karena itu imbal hasil instan 50-100%. Setelah itu, lunasi utang dengan bunga di atas 7-8%. Sesudahnya, bagi dana tambahan antara utang berbunga rendah dan tabungan pensiun.

Apakah akun Roth lebih baik daripada akun tradisional?

Untuk kebanyakan orang di bawah 40 tahun, ya. Kamu kemungkinan berada di kelompok pajak yang lebih rendah sekarang daripada nanti, dan pertumbuhan bebas pajak selama puluhan tahun itu sangat kuat. Tapi kalau kamu berpenghasilan tinggi di kelompok pajak 32%+, akun tradisional mungkin bisa menghemat pajak lebih banyak hari ini.

Bisakah saya pensiun hanya mengandalkan BPJS?

Manfaat rata-ratanya sekitar $1.900/bulan, atau kira-kira Rp 28,5 juta/tahun. Kecuali kamu tinggal di daerah berbiaya sangat rendah, tanpa utang, dan dengan pengeluaran minimal, BPJS saja tidak akan memberi pensiun yang nyaman. Anggap ini sebagai tambahan, bukan seluruh rencana.

Bagaimana kalau saya tidak mampu menabung 15% dari penghasilan?

Mulailah dari yang kamu bisa, bahkan 3-5%. Yang paling penting adalah mulai dulu. Lalu naikkan 1% setiap enam bulan atau setiap kali kamu dapat kenaikan gaji. Mengotomatiskan kontribusi supaya uang langsung keluar dari gaji sebelum kamu melihatnya juga sangat membantu secara psikologis. Panduan automatic savings guide kami menjelaskan cara menyiapkan sistem ini.

E
Ditulis oleh Evan Today

Menulis tentang keuangan pribadi, investasi, dan pengelolaan uang. Membuat literasi keuangan lebih mudah dipahami — satu artikel setiap waktu.

Selengkapnya tentang saya

Artikel Terkait