Perencanaan keuangan pribadi dengan notebook dan kalkulator
Keuangan Pribadi | | By Evan Today | 10 min read

Cara Hemat Uang Saat Berpenghasilan Rendah

Gaji minimum? 7 cara ini bisa bantu kamu menabung di budget ketat—contoh nyata dari orang yang menyisihkan Rp 3–7,5 juta/bulan.

Menabung Saat Berpenghasilan Rendah Itu Sulit, Tapi Bukan Mustahil

Saya mau jujur: kebanyakan saran keuangan di internet dibuat untuk orang yang gajinya sudah nyaman. “Tinggal invest 20 persen dari penghasilan” memang bagus kalau kamu berpenghasilan Rp 1,2 miliar setahun. Tapi kalau kamu cuma dibayar sekitar Rp 230 ribu per jam dan sewa tempat tinggalmu Rp 18 juta sebulan, hitungannya jadi sangat berbeda.

Saya pernah ada di posisi itu. Setelah lulus kuliah, saya kerja di retail dengan gaji Rp 220 ribu per jam. Setelah pajak, gaji dua mingguan saya sekitar Rp 14 juta. Sewa, asuransi mobil, bensin, belanja kebutuhan pokok, dan tagihan ponsel bikin saya cuma punya sisa sekitar Rp 1,5–2,3 juta. Menabung rasanya mustahil.

Tapi saya tetap menabung. Awalnya memang kecil, tapi konsisten. Dan jumlah kecil itu bertambah lebih cepat dari yang saya kira. Dalam 18 bulan, saya berhasil membangun dana darurat Rp 60 juta dari penghasilan yang pada dasarnya setara upah minimum. Ini tujuh cara yang benar-benar berhasil.

Poin Penting

  • Menabung saat berpenghasilan rendah butuh strategi yang berbeda dari saran keuangan biasa.
  • Bahkan Rp 375 ribu–Rp 750 ribu per minggu bisa jadi Rp 19,5 juta–Rp 39 juta per tahun.
  • Program bantuan pemerintah memang ada untuk membantu orang berpenghasilan rendah supaya bisa menyisihkan uang.
  • Pertumbuhan penghasilan sama pentingnya dengan memangkas pengeluaran saat budget sudah ketat.
  • Tabungan kecil yang konsisten jauh lebih efektif daripada tabungan besar yang sesekali.

Metode 1: Budget Terbalik

Budget tradisional mengharuskan kamu melacak semua kategori pengeluaran. Itu melelahkan, apalagi kalau kamu sudah stres soal uang. Sebagai gantinya, pakai budget terbalik.

Cara Kerjanya

  1. Hitung penghasilan bersih yang masuk ke rekening.
  2. Kurangi target tabunganmu (mulai saja dari Rp 375 ribu per minggu).
  3. Kurangi tagihan tetap (sewa, asuransi, ponsel, cicilan minimum utang).
  4. Sisa uangnya adalah uang belanja untuk semua kebutuhan lain.

Contoh dengan Gaji Rp 230 Ribu/Jam (Full-Time)

ItemJumlah
Penghasilan bersih bulananRp 31 juta
Target tabungan (transfer otomatis)-Rp 1,5 juta
Sewa-Rp 14 juta
Asuransi mobil-Rp 2,2 juta
Ponsel-Rp 700 ribu
Cicilan minimum utang-Rp 2,3 juta
Sisa untuk makan, bensin, dan kebutuhan lainRp 11 juta

Rp 11 juta itu harus cukup untuk belanja bulanan, bensin, perlengkapan mandi, dan pengeluaran lain yang sifatnya fleksibel. Memang ketat. Tapi tabungannya sudah diamankan duluan. Uangnya keluar dari rekening sebelum sempat kamu pakai.

Kenapa Ini Cocok untuk Penghasilan Rendah

Kamu tidak buang energi mental untuk melacak 15 kategori budget. Kamu cukup ambil satu keputusan: mau menabung berapa. Setelah itu, otomatis, lalu belanja sesuai sisa uang yang ada. Batasannya sudah dibangun dari awal.

Metode 2: Kuasai Seni Belanja Bahan Makanan

Makanan adalah pengeluaran variabel terbesar dalam budget apa pun, dan di sinilah rumah tangga berpenghasilan rendah bisa paling banyak hemat.

Strategi Belanja Rp 2,3–Rp 3 juta per Bulan

Ya, satu orang bisa makan enak dengan Rp 2,3–Rp 3 juta per bulan. Caranya:

  • Belanja di Indomaret besar, Alfamart tertentu, atau supermarket diskon seperti Superindo/Hypermart yang lagi promo. Harganya bisa 20–40 persen lebih murah dibanding toko yang lebih mahal.
  • Beli merek toko atau merek sendiri. Sering kali kualitasnya mirip dengan merek terkenal. Merek toko bisa menghemat 25–40 persen.
  • Rencanakan menu berdasarkan promo. Cek brosur mingguan sebelum bikin daftar belanja.
  • Beli grosir secara selektif. Beras, kacang-kacangan, oat, pasta, sayuran beku, dan paha ayam itu murah dan serbaguna.
  • Hindari makanan siap saji atau yang sudah dipotong. Satu ekor ayam utuh jauh lebih murah daripada potongan ayam yang sudah siap masak.
  • Masak dalam jumlah banyak. Bikin satu panci besar sup, semur, atau tumisan di hari Minggu, lalu makan sampai beberapa hari.
  • Nasi dan kacang merah dengan salsa: Rp 11 ribu
  • Pasta dengan saus marinara dan sayuran beku: Rp 18 ribu
  • Tumis paha ayam dengan nasi: Rp 27 ribu
  • Oatmeal dengan pisang dan selai kacang: Rp 9 ribu
  • Nasi goreng telur: Rp 15 ribu
  • Sup lentil: Rp 13 ribu

Pakai Bantuan Pangan Kalau Kamu Memenuhi Syarat

Tidak ada rasa malu sama sekali untuk memakai program yang memang dibuat untuk membantu kamu:

  • Bantuan pangan pemerintah/food assistance: Untuk rumah tangga berpenghasilan rendah yang memenuhi syarat.
  • Bantuan gizi ibu dan anak: Untuk ibu hamil dan anak kecil.
  • Bank makanan lokal: Tersedia di banyak kota dan kabupaten. Di banyak tempat, kamu tidak perlu bukti penghasilan.
  • Lemari makanan komunitas: Banyak tersedia di area perkotaan.

Metode 3: Serang Pengeluaran Tetap Terbesar

Kalau penghasilan terbatas, bahkan penghematan kecil di biaya tetap bisa bikin perbedaan besar.

Tempat Tinggal

Tempat tinggal biasanya jadi pengeluaran terbesar. Beberapa cara untuk menurunkannya:

  • Punya teman sekamar. Patungan sewa apartemen 2 kamar bisa menghemat Rp 4,5–Rp 9 juta per bulan dibanding tinggal sendiri.
  • Negosiasi saat perpanjangan kontrak. Pemilik properti sering lebih suka mempertahankan penyewa yang bagus dengan diskon kecil daripada mencari penyewa baru.
  • Ajukan bantuan perumahan. Program bantuan sewa lokal bisa menurunkan biaya tempat tinggal. Daftarnya memang sering panjang, tapi tetap layak dicoba.
  • Pindah ke area yang lebih murah kalau pekerjaanmu memungkinkan. Selisih antara area populer dan pinggiran yang dekat bisa mencapai Rp 3–6 juta per bulan.

Transportasi

  • Pakai mobil bekas yang sudah lunas. Mobil bekas yang andal seperti Honda atau Toyota bisa bertahan sangat lama kalau dirawat.
  • Bandingkan asuransi mobil tiap tahun. Cek beberapa penawaran untuk cari tarif terbaik. Pindah penyedia bisa menghemat jutaan rupiah per tahun.
  • Pakai transportasi umum kalau tersedia. Kartu langganan bulanan biasanya jauh lebih murah dibanding biaya mobil pribadi.
  • Nebeng bareng rekan kerja kalau rumah mereka searah.

Ponsel dan Internet

  • Pindah ke paket murah. Banyak operator menawarkan paket Rp 100 ribu–Rp 450 ribu per bulan, jauh lebih murah dari paket premium.
  • Pakai WiFi perpustakaan atau hotspot publik kalau kamu bisa menurunkan paket internet rumah.
  • Tanya program internet murah. Beberapa penyedia punya paket khusus untuk keluarga berpenghasilan rendah.

Metode 4: Manfaatkan Semua Program Bantuan yang Ada

Kalau penghasilanmu di bawah Rp 450–Rp 600 juta per tahun, kemungkinan kamu memenuhi syarat untuk beberapa program yang bisa membebaskan uang untuk ditabung.

Manfaat Pajak

  • Kredit pajak penghasilan rendah: Bisa sangat membantu untuk pekerja berpenghasilan rendah.
  • Kredit pajak tabungan: Kalau kamu menyetor ke rekening pensiun atau investasi, kamu mungkin bisa dapat kredit pajak.
  • Lapor pajak gratis: Gunakan layanan pelaporan pajak gratis atau bantuan relawan pajak untuk mengisi SPT tanpa biaya.

Kesehatan

  • BPJS Kesehatan: Perlindungan kesehatan murah atau gratis untuk peserta yang memenuhi syarat.
  • Subsidi asuransi kesehatan: Kalau penghasilanmu terlalu tinggi untuk bantuan penuh, kamu mungkin tetap dapat subsidi.
  • Klinik gratis atau murah: Banyak puskesmas dan klinik komunitas memakai biaya bertingkat sesuai kemampuan bayar.

Program Lain

  • Bantuan listrik dan energi: Membantu bayar tagihan listrik atau pendingin/pemanas.
  • Program diskon telepon: Tarif telepon lebih murah untuk rumah tangga berpenghasilan rendah.
  • 211: Hubungi 211 atau cek situsnya untuk cari bantuan lokal, mulai dari sewa, makanan, sampai childcare.

Metode 5: Tambah Penghasilan dari Samping

Kalau budget kamu sudah tipis sekali, satu-satunya cara untuk menabung lebih banyak adalah dengan menghasilkan lebih banyak.

Side Hustle yang Cepat Cair

  • GoFood/GrabFood/ShopeeFood: Penghasilan bisa lumayan fleksibel, cocok untuk malam dan akhir pekan.
  • Jasa jalan-jalanin anjing atau pet sitting: Cocok kalau ada pasar di daerahmu.
  • TaskRabbit versi lokal / jasa bantu pindahan, rakit furnitur, atau perbaikan ringan: Bayarannya bisa menarik.
  • Donor plasma: Di beberapa tempat ada kompensasi, tapi ini tergantung aturan lokal.
  • Les privat: Online atau tatap muka, tergantung mata pelajaran. Bayarannya bisa cukup tinggi.

Jual Barang yang Kamu Punya

  • Cek semua ruangan dan jual barang yang tidak kamu pakai di Facebook Marketplace, OLX, atau marketplace lain.
  • Kebanyakan orang punya barang senilai Rp 7,5 juta–Rp 30 juta yang bisa dijual tanpa sadar.
  • Elektronik lama, baju, furnitur, alat dapur, dan buku semuanya punya nilai jual.

Arahkan Penghasilan Sampingan ke Tabungan

Ini penting: anggap uang dari side hustle sebagai uang tabungan, bukan uang jajan. Kalau side hustle kamu menghasilkan Rp 6 juta per bulan, seluruh Rp 6 juta itu masuk tabungan. Kamu sudah hidup dari penghasilan utama. Uang tambahan itu adalah akselerator tabunganmu.

Metode 6: Otomatiskan Semuanya

Saat penghasilan rendah, kamu tidak bisa sembarangan kena denda keterlambatan, biaya overdraft, atau penalti tagihan yang telat. Otomatisasi mencegah semua itu.

Atur Sistem Ini

  1. Gaji langsung masuk ke rekening utama.
  2. Di hari yang sama: transfer otomatis memindahkan target tabunganmu ke rekening terpisah.
  3. Tanggal bayar tagihan: set semua tagihan auto-debit 1–2 hari setelah gajian.
  4. Proteksi saldo minus: hubungkan rekening tabungan sebagai cadangan supaya tidak kena biaya saldo minus.

Hindari Jebakan Biaya Ini

  • Biaya saldo minus: Bisa sangat mahal di banyak bank. Pilih bank dengan kebijakan biaya rendah atau tanpa biaya saldo minus.
  • Denda telat bayar: Bisa menambah beban dan bunga. Auto-debit mencegah ini.
  • Biaya ATM: Pakai ATM dalam jaringan saja.
  • Biaya pencairan cek: Kalau kamu tidak punya rekening bank, segera buka rekening gratis. Jasa pencairan cek biasanya mengambil persentase dari setiap cek.

Metode 7: Ubah Pola Pikir Soal Uang

Yang ini lebih ke psikologis daripada taktik, tapi sangat penting saat kamu menabung dengan budget ketat.

Berhenti Membandingkan

Media sosial bikin seolah-olah semua orang lebih mapan. Padahal tidak. Kebanyakan orang seusia kamu punya utang dan tabungan di bawah Rp 15 juta. Kalau kamu bisa menabung Rp 1,5 juta per bulan saja, kamu sudah lebih maju dari mayoritas.

Definisikan Ulang Kekayaan

Kaya itu bukan mobil mewah atau baju branded. Kaya itu bukan panik saat mobil butuh perbaikan Rp 7,5 juta. Kaya itu punya pilihan. Setiap rupiah yang kamu tabung memberi kamu satu pilihan tambahan yang sebelumnya tidak kamu punya.

Lacak Kekayaan Bersihmu Tiap Bulan

Bahkan kalau kekayaan bersih kamu sekarang masih negatif, melihatnya membaik dari bulan ke bulan itu sangat memotivasi. Pakai aplikasi gratis atau spreadsheet sederhana. Saat kamu melihat angkanya berubah dari -Rp 120 juta ke -Rp 75 juta, lalu -Rp 30 juta, lalu Rp 0 dan seterusnya, semua pengorbanan itu terasa sepadan.

Cari Komunitasmu

Terhubunglah dengan orang lain yang sedang menjalani perjalanan yang sama. Komunitas online yang membahas keuangan bagi orang berbudget ketat bisa sangat suportif. Tidak menghakimi, hanya tips praktis dari orang yang paham perjuanganmu.

Contoh Nyata: Menabung Rp 54 Juta Setahun dengan Gaji Rp 480 Juta

Ini contoh nyata dari seseorang yang pernah saya bantu:

KategoriJumlah Bulanan
Penghasilan bersihRp 34 juta
Sewa (dengan teman sekamar)-Rp 9,8 juta
Asuransi mobil-Rp 1,8 juta
Bensin-Rp 1,5 juta
Belanja kebutuhan pokok (diskon + meal prep)-Rp 2,7 juta
Ponsel-Rp 375 ribu
Utilitas (patungan)-Rp 1,1 juta
Cicilan minimum utang-Rp 2,3 juta
Lain-lain-Rp 1,5 juta
Tabungan bulananRp 4,5 juta

Rp 4,5 juta per bulan jadi Rp 54 juta per tahun. Ditambah pengembalian pajak sekitar Rp 42 juta, total tabungan tahunan mencapai Rp 96 juta. Lumayan banget untuk seseorang yang berpenghasilan Rp 480 juta setahun.

E
Ditulis oleh Evan Today

Menulis tentang keuangan pribadi, investasi, dan pengelolaan uang. Membuat literasi keuangan lebih mudah dipahami — satu artikel setiap waktu.

Selengkapnya tentang saya

Artikel Terkait